KUMPULAN PUISI KARYA CHAIRIL ANWAR


KARAWANG BEKASI
Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
Tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
Terbayang kami maju dan berdegap hati?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan
Atau tidak untuk apa-apa
Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang-kenanglah kami
Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang-kenanglah kami
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi



DOA
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling



AKU
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi


PUISI KEHIDUPAN
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah




SAJAK PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah








Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

SISTEM PENDIDIKAN DI SINGAPURA


Pendidikan selalu menjadi kunci utama dalam pertumbuhan dan perkembangan Singapura setelah merdeka pada tahun 1965. Dengan memfokuskan diri pada dunia pendidikan, Singapura saat ini menjadi salah satu negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik di ASIA.

Sistem Pendidikan Singapura


Ada lebih dari 80.000 siswa mancanegara yang datang dari 120 negara pada saat ini menempuh pendidikan di berbagai level dan institusi di Singapura, mulai dari sekolah negri, swasta hingga perguruan tinggi negeri, politeknik dan juga beberapa sekolah swasta lainnya di Singapura. Berikut bagan sistem pendidikan di Singapura


Kindergartens ( Taman Kanak-kanak )
Sekolah dengan program masa pendidikan 3 tahun untuk anak-anak mulai umur 4 hingga 6 tahun. Program pendidikan 3 tahun ini terdiri dari Nursery, Kindergarten 1 dan 2. Kindergartens beroperasi setiap hari, lima hari perminggu, dengan waktu belajar selama 3 hingga 4 jam perharinya.

– Primary Education ( Sekolah Dasar )

Ini adalah program sekolah wajib di Singapura dengan masa tempuh pendidikan selama 6 tahun yang terdiri dari 4 tahun pendidikan dasar dari kelas 1 hingga 4 dan dilanjutkan dengan 2 tahun masa orientasi mulai kelas 5 hingga 6. Keseluruhan dari program pendidikan ini adalah untuk memberikan bekal kepada para siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Ibu dan Matemarika. Pada tahun terakhir (kelas 6), para siswa akan menjalani ujian nasional bernama PSLE (Primary School Leaving Examination), yang akan sangat menentukan masa depan pendidikan mereka.

– Secondary Education ( SMP + SMA )
Program pendidikan kursus dengan masa tempuh 4-5 tahun di khususkan pada beberapa pilihan Special, Express, Normal (Academic) atau Normal (Technical), sesuai dengan hasil yang mereka dapatkan pada saat ujian akhir nasional (PSLE). Kurikulum yang berbeda didesain untuk para siswa sesuai dengan kemampuan belajar dan juga minat dari pribadi para siswa tersebut.
Di akhir program pendidikan ini, para siswa kembali harus menjalani ujian nasional, baik GCE ‘O’ Levels (untuk Special/Express courses) ataupun GCE ‘N’ Levels (untuk Normal/ Technical course – siswa yang mendapatkan hasil bagus pada ujian GCE ‘N’ Levels mereka bisa melanjutkan ke tahun kelima untuk mengambil GCE ‘O’ Levels).
– Pre-University Education (Pendidikan Pra-Universitas)

Ini adalah program pendidikan 2 tahun untuk mempersiapkan para siswa untuk menempuh ujian GCE ‘A’ Levels. Tergantung dari jurusan yang mereka tempuh dan nilai akhir, para siswa yang lulus bisa melanjutkan pendidikan mereka ke level Universitas di Universitas Lokal Singapura. Program ini hanya untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan mereka ke salah satu dari tiga Universitas lokal di Singapura (NTU, NUS dan SMU)
– Polytechnics (Politeknik)

Institusi ini dibentuk dengan misi untuk melatih para profesional level menengah untuk mendukung pembangunan ekonomi dan teknologi di Singapura. Memberikan banyak pilihan jurusan kepada para siswanya, politeknik ditujukan untuk melatih para siswa untuk mengembangkan diri sesuai dengan minat dan keahlian mereka masing-masing sehingga bisa mendapatkan tempat di dunia kerja kelak setelah lulus nanti.
Saat ini, lulusan politeknik dihargai karena memiliki pengalaman praktek dan pengetahuan yang baik untuk level menengah profesional. Ada lima politeknik di Singapura saat ini, semuanya menawarkan program diploma lokal dengan berbagai jurusan seperti engineering, business studies, info-communications dan mass communications. Siswa pilihan yang memiliki nilai baik pada tahun ketiga mereka bisa memiliki pilihan untuk melanjutkan pendidikan mereka ke tahap universitas untuk mengejar gelar sarjana.

– Singapore Universities (Universitas Singapura)

Pendidikan Universitas di Singapura memiliki misi untuk mempersiapkan para siswa tidak untuk dunia kerja saat ini tapi untuk mempersiapkan mereka pada saat masuk ke dunia kerja setelah mereka lulus nanti. Singapura memiliki tiga universitas lokal, Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS) dan Singapore Management University (SMU), semua menawarkan program sarjana yang diakui oleh dunia internasional.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

BEBAS:TEMPAT WISATA DI JAKARTA


Tempat Wisata di Jakarta , Jakarta ternyata tak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan saja tetapi di kota ini menyimpan bermacam – macam tempat wisata. Apalagi Jakarta dikenal sebagai Ibukota dari Indonesia ini membuat keberadaannya dikenal oleh masyarakat luas bahkan hingga luar negeri. Tempat wisata di jakarta memang terkenal dengan tempat wisata yang mahal, tapi diantara tempat wisata atau hiburan yang mahal itu masih ada beberapa tempat wisata murah buat keluarga yang harganya sangat terjangkau. Adapun tempat – tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Jakarta antara lain :
1. Monas
Tempat wisata ini menjadi andalan tempat wisata yang wajib dikunjungi bahkan ada yang bilang “kalo belum ke monas belum ke Jakarta namanya.” Monas adalah sebuah tugu yang didirikan di tengah kota Jakarta yang pada bagian ujungnya dihiasin mahkota yang berbentuk lidah api dan dilapisi emas. Tugu monas atau yang dikenal Monumen Nasional dibangun karena melambangkan perjuangan bangsa Indonesia yang mempunyai semangat yang berkobar dan perjuangan para pemuda Indonesia yang menyala – nyala serta tidak pernah tempat ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan dan buka dari jam 08.00 - 15.00 WIB tiap hari kecuali pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.

2. Ancol
Kedua tempat ini sangat asik dan wajib untuk dikunjungi ketika berkunjung di . Tempat rekreasi keluarga ini banyak dikunjungi oleh wisata dari luar kota maupun dari jakarta sendiri. Di Ancol ada banyak wahana permainan air yang tersedia seperti kolam renang, sepeda air, perahu layar, atraksi satwa laut dan ada juga panggung hiburan terdapat di sini. Selain itu terdapat juga Gelanggang renang yang merupakan salah satu sarana rekreasi keluarga yang menyegarkan dan mengasyikan untuk dilewatkan. Ada bermacam - macam bentuk kolam renang yang ada disini antara lain : kolam arus, kolam luncur spiral, kolam lintasan, kolam jeram dan kolam ombak.

3. Dufan
Di Dufan tidak kalah asiknya dengan Ancol, ditempat ini juga terdapat berbagai macam permainan. Akan tetapi pada Dufan lokasinya dibuat sedikit berbeda dengan Ancol sebab di lokasi ini pengunjung dibuat seolah – olah sedang melakukan perjalanan wisata keliling dunia seperti berada di Kawasan Jakarta, kawasan Afrika dan kawasan koboi (cowboy) yang disediakan berbagai wahana seperti : menampilkan panggung boneka Jakarta, komedi putar, komedi musikal, riam luncur, rumah miring dan arena adu ketangkasan. Sedangakan untuk kawasan Indonesia, kawasan Asia dan kawasan Eropa terdapat wahana arena bermain jungkang – jungkit, kapsul layang, pertunjukan boneka, pesawat putar, kereta laang, dan banyak lagi. Lokasi kedua tempat ini bersebalahan terletak di Jakarta Utara.

4. Kebun Binatang Ragunan
Kebun Binatang Ragunan merupakan kebun binatang pertama kali yang ada di Indonesia. Kebun binatang ini terletak di daerah ragunan, pasar minggu, Jakarta selatan. Kebun binatang ini juga terkenal sebagai tempat wisata di Jakarta, dikebun binatang ini terdapat banyak sekali hewan hewan yang ada di seluruh indonesia, dan hewan hewan terkenal lain dari penjuru dunia.

5. Museum Taman Prasasti
Museum Taman Prasasti merupakan cagar budaya peninggalan kolonial belanda, pada museum ini terdapat koleksi – koleksi prasasti nisan kuno dan miniatur makam dari 27 provinsi di Indonesia juga terdapat koleksi kereta jenazah antik. Museum ini merupakan museum terbuka yang memamerkan hasil karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer serta sastrawan yang menyatu pada waktu dulu.

6. Taman Proklamator
Walaupun tak sepopuler Monas, Taman Proklamator adalah tempat yang tidak kalah asik untuk dikunjungi oleh wisatawan. Taman yang terletak di jalan Proklamasi, Jakarta Pusat ini tempat yang menyimpan banyak sejarah tentang perjuangan bangsa Indonesia, taman yang dulunya menjadi saksi Presiden Soekarno dalam membacakan teks Proklamasi ini. Didalam area Taman


7. Taman Ayodya
Taman Ayodya adalah tempat wisata kedua yang gratis untuk dikunjungi, tempat yang terletak di Barito, Jakarta selatan ini sangat nyaman dikunjungi ketika sore hari. Sebelum menjadi taman, tempat ini adalah pasar ikan hias yang sangat popular di daerah Jakarta, kemudian pada tahun 2009 tempat ini dialih fungsikan menjadi sebuah taman yang rindang dan dilengkapi kolam serta air mancur. Dan pad a tengah taman Ayodya ini terdapat danau yang luasnya 1.500 m2. Pengunjung dapat menikmati suasana sore dengan duduk santai di gasebo dibawah pepohonan rindang.

8. Situ Lembang
Situ Lembang adalah sebuah danau kecil yang dipermukaan airnya terdapat bunga teratai yang menambah kesan cantik danau ini. Situ Lembang ini terletak di Jalan lembang dekat Taman Surapati ini sangat ramai dikunjungi pengunjung terutama pada akhir pekan, pengunjung datang untuk menikmati udara segar sore hari karena di dalam Situ Lembang terdapat pepohonan yang rindang sehingga menambah kesan sejuk dan cantik. Tempat wisata ini juga tidak dipungut biaya sama sekali, dsana juga terdapat banyak penjual makanan dan minuman untuk dinikmati para pengunjung sambil duduk santai.
Selain Tempat Wisata di Jakarta diatas masih banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi ketika kita berkunjung ke Jakarta. seperti



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

BEBAS:TEMPAT WISATA DI PULAU MADURA


utama kembali kepada mesjid Jamik Mataram, bersoko guru empat yang tembus kea tap di lantai tiga dan lantai tiga juga ditempati jemaah dimana pandanganterbuka ke arah mihrab. Mimbar terletak disisi mihrab yang merupakan sisa tahun 1939. Di samping kiri dan kanan ruang haram termasuk juga di depan terdapat serambi sehingga dengan tiang soko guru yang empat nampak jelas tradisionalnya, namun dari fisik menara yang di desain peluru terlihat anggun dan pandangan keseluruhan dari bentuk mesjid sesuatu bernilai lebih bagi kecantikan Kota Pamekasan Sendiri.
Beberapa obyek wisata alam unggulan di Kabupaten Pamekasan adalah Api Tak Kunjung Padam, Goa Batu Bintang, Lembah Sembir, dan Panorama Alam Pakong.
Api Tak Kunjung Padam
  
Api Tak Kunjung Padam merupakan ikon utama parwisata Kabupaten Pamekasan. Lokasinya terletak di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan yang berjarak 4 Km dari pusat kota dengan prasarana jalan yang cukup baik, juga telah tersedia kios dan artshop.  Obyek ini memiliki dayatarik baru dengan mengandalkan keajaiban alam berupa Api Abadi atau Api Alam, dimana api ini berasal dari dalam tanah apabila di gali akan uncul api dengan sendirinya. Atraksi wisata yang bisa kita lakukan, yaitu bisa membakar sendiri jagung, ikan dll yang kita bawa atau bisa kita beli disekitar obyek. Selain api alam terdapat juga sumber air belerang yang konon katanya dapat menyembuhkan segala jenis penyakit kulit, bahkan peneliti mengatakan air belerang ini bisa dijadikan bahan untuk kosmetik.
Masyarakat lokal mengkaitkan keberadaan obyek wisata tersebut dengan cerita legenda Ki Moko yang dianggap orang pertama yang menemukan api alam dan sumber air belerang di Dusun Jangkah. Setiap malam bulan Purnama lokasi wisata ini selalu ramai dikunjungi karena terdapat pertunjukan pencak silat. Obyek wisata Api Tak Kunjung Padam ini dijadikan sebagai lokasi perkemahan bagi pelajar maupun mahasiswa.
Sebagai langkah untuk pengembangan Obyek Wisata Api Tak kunjung Padam, kawasan ini sangat cocok untuk areal perkemahan yang dilengkapi sarana permainan Outbound yang cukup diminati saat ini, fasilitas game yang tersedia seperti permainan yang memberikan relaksasi sekaligus proses pembelajaran secara elegan dan terkesan fun. Untuk sumber air belerang sangat tepat dijadikan sumber pemandian air belerang.
WISATA PANTAI
Madura khususnya Pamekasan merupakan daerah pesisir yang memiliki dua wilayah pesisir, bagian Utara dan Selatan, dari 2 bagian wilayah ini terdapat 3 lokasi wisata pantai yaitu Pantai Jumiang, Pantai Talang Siring dan Pantai batu Kerbuy.
Pantai Jumiang
  
Jika hendak berlibur ditempat yang tenang, pantai satu ini pantas untuk di kunjungi. Pantai yang berpasirkan putih dengan deburan ombak yang menggelitik telinga dan melihat kearah Timur mata seakan dimanjakan dengan bukit yang bertebing-tebing menambah eksotiknya Pantai Jumiang. Pesisir  ini masih sangat alami bahkan berbagai jenis kerang-kerangan masih banyak ditemui dan tempat ini memang ideal untuk menikmati sunrise ataupun sunset.
Tempat ini bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun sarana transportasi mobil angkutan umum dan ojek dengan  harga yang cukup terjangkau. Pantai Jumiang terletak di Desa Tanjung Kecamatan Pademawu berjarak kurang lebih 12 Km arah tenggara dari Kota Pamekasan dengan Kondisi jalan aspal yang cukup baik.
Pantai ini memang belum apik dikelola masih butuh perhatian penuh untuk menjadi obyek yang lebih menarik lagi, bila ada yang berinvestasi tidak pernah ada kata rugi karena banyak potensi yang bisa digali seperti bukit jumiang bisa dijadikan lokasi meeting yang dilengkapi paket Outbound dengan tujuan customer selesai meeting dapat melakukan permainan outbound untuk melepas kepenatan, seperti permainan menantang (challenge games) yang terdiri dari Climbing wall setelah melewati akan meluncur di arena flying fox melintasi bukit bertebing menuju Pantai.
Bagi wisatawan atau peserta meeting yang senang bermain air dan olahraga, bisa dilengkapi dengan permainan perahu cano, Jet Ski, Banana Boat atau snorkeling karena dilihat dari kondisi pantai yang berombak landai dan tenang. Sarana ini nantinya memberikan kenyamana serta atraksi wisata bagi pengunjung sampai menjelang Sunset tiba.
Pantai Talang Siring
    
Pantai Talang Siring terletak di Desa Montok Kecamatan Larangan, berjarak ±14 Km arah Timur dari Kota Pamekasan, dapat ditempuh dengan mobil angkutan umum. Lokasi wisata ini selalu ramai diknjungi wisatawan karena letaknya berdekatan dengan jalan lintas trans Pamekasan – Sumenep dengan waktu tempuh 15 menit. Yang bisa dinikmati dari obyek ini yaitu pemandangan hutan mangrove disisi sebelah selatan dan sisi sebelah utara bisa menikmati kesibukan nelayan dengan jaring dan perahu tradisionalnya. Pantai talang siring sangat tepat untuk melepas kepenatan ataupun sekedar nongkrong bersama relasi, teman bahkan keluarga dengan pantai berbatu karang yang terhempas oleh ombak menambah keindahannya.
Sarana pendukung sangat dibutuhkan pada obyek ini seperti pengadaa gozebo, art shop, MCK dan yang terpenting restoran/rumah makan berskala besar dengan konsep kuliner tradisonal Madura khususnya Pamekasan karena lokasinya berada dipinggir jalan trans Sumenep Pamekasan dengan tujuan bus-bus pariwisata yang mengunjungi atau setelah berkunjung ke Kabupaten Sumenep bisa singgah atau istirahat sambil makan siang di Pantai ini.
Pantai Batu Kerbuy

Obyek wisata Pantai Batu Kerbuy terletak di Desa Batu Kerbuy Kecamatan Pasean dengan luas areal sekitar 5 ha, berjarak ±45 Km arah utara dari Kota Pamekasan, obyek wisata ini sangat mudah dijangkau karena posisinya berdekatan dengan jalan raya pantura jurusan Bangkalan – Sumenep. Keindahan alam pantainya yang menarik dengan pantai berpasir putih dan berombak yang cukup besar sangat cocok untuk kegaiatan olahraga selancar air (surfing).
Nama Batu Kerbuy diambil dari sebuah batu yang menyerupai Kerbau, terletak sekitar 8 Km dari lokasi pantai yaitu di lokasi perbukitan. Menurut legenda batu tersebut berasal dari manusia yang disabda menjadi hewan Kerbau. Atraksi wisata yang biasa diadakan dipantai ini adalah uapacara Petik Laut yang diselenggarakan antara bulan September dan Oktober, sebelum musim hujan yang berlangsung pada siang hari antara jam 14.00 – 17.00, pada malam harinya diadakan pertunjukan wayang topeng semalam suntuk, serta upacara ritual menitik air rendaman yang diperuntukkan dan diyakini masyarakat mendapat syafaat Nabi Khidir.
WISATA SEJARAH
Obyek wisata sejarah andalan yaitu Monumen Arek Lancor yang menjadi icon Kabupaten Pamekasan dan Museum Umum yang mengukir sejarah Kota Pamekasan.
MONUMEN ARE’ LANCOR
    
Monumen Are’ Lancor terletak di jatung Kota Pamekasan, dikelilingi jalan berbentuk Lafadz Allah. Hal ini mengandung makna yang sangat mendalam, bahkan kemerdekaan yang diraih oleh masyarakat Pamekasan adalah Rahmat Allah SWT. Are’Lancor ini adalah Monumen Perjuangan yang merupakan tugu peringatan kepahlawanan rakyat Madura dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Negara RI.
Bentuk monumen menggambarkan kobaran api nan tak kunjung padam yang terpancar dari perpaduan senjata tradisional rakyat Madura “Are’ Lancor” (Celurit) sebagai lambing dinamika yang menyala-nyala dari pejuangnya, dan berdiri tegak di atas landasan yang kokoh melukiskan keteguhan dan kesiap siagaan rakyat Madura dalam menghadapi setiap tantangan.
Masyarakat Pamekasan dan pelancong biasanya pada sore dan malam hari baik sekedar menhilangkan rasa jenuh atau melepas rasa lelah sambil menikmati keindahan taman sekitar monumen Are’ Lancor. Acara rutin yang diadakan setiap hari minggu pagi diadakan senam sehat di areal monument dan juga terdapat sarana olahraga tennis.
MUSEUM UMUM DAERAH
Museum umum Kabupaten Pamekasan mengoleksi benda-benda bersejarah berupa keris dan senjata bersejarah mulai masa berkuasanya Sultan Agung Mataram dan VOC, Zaman Pangeran Jokotole, Panembahan Ronggosukowati (masa Pemerintahan Bonorogo). Ada juga Layang Kuno / Kitab Kuno yang terbuat dari daun lontar dan ada pula dari kertas kapas bertuliskan aksara jabhan peninggalan dari Aryo Menak Sanoyo serta masih banyak lagi koleksi-koleksi bersejarah lainnya.
Lokasi museum berdekatan dengan Monumen Are’ Lancor yang baru diresmikan oleh Bapak Bupati Kholilurrahman  pada tanggal 18 Maret 2010. Obyek wisata di buka untuk umum, setiap hari mulai jam 07.00 – 17.00 WIB untuk malam hari di buka mulai jam 18.00 – 21.00 WIB. Pada hari Sabtu dibuka mulai jam 07.00 – 23.00 WIB dan pada hari minggu di buka pada jam 05.00 – 17.00 WIB.
Peluang yang bisa dikembangkan yaitu menambahkan koleksi benda bersejarah yang masih ada di tangan masyarakat yang bertujuan untuk menjaga serta melestarikan agar tidak jatuh pada tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab serta dipersalahgunakan.
WISATA RELIGI
Wisata ini menjadi adalan bagi kepariwisataan Pamekasan, dilihat dari data kunjungan wisata, wisata inilah yang setiap harinya banyak dikunjungi. Di Kabupaten Pamekasan ada 3 tempat yang bisa dikunjungi, yaitu:
PASAREAN BATU AMPAR
Bagi warga Pamekasan nama Pasarean Batu Ampar sangat melekat, karena pusara Batu Ampar yang terletak di desa Pangbatok Kecamatan Proppo (15 Km dari kota) merupakan pusara yang mempunyai sejarah tersendiri.
Istilah Batu Ampar bersala dari bahasa Madura yang artinya Bato dan Ampar, Bato yaitu batu sedangkan Ampar artinya berserakan tetapi teratur ibarat permadani yang dihampar, batu-batuan yang meluas dan merata.
Beberapa kesan menyatakan kekeramatan pusara Batu Ampar yang tidak putus-putusnya dikunjungi oleh masyarakat dari segala penjuru tempat, baik masyarakat Madura, Jawa, dan Luar Jawa. Pada umumnya orang-orang yang mempunyai niat baik bila masuk ke lingkungan Batu Ampar akan merasakan ketenangan batin dan merasa betah tinggal ditempat tersebut. Kesan ini timbul karena pusara Batu Ampar merupakan makam para ulama yang memiliki Karamatullah yang besar setara dengan Waliyullah atau Walisongo.
Sarana peribadatan dan penginapan serta suasana tenang cukup mendukung bagi peziarah. Prasarana jalan dan angkutan umum menuju tempat tersebut cukup memadai dan tersedia.
Pengembangan yang bisa dilakukan yaitu dengan membenahi sarana prasarana yang ada sehingga tidak terkesan kumuh, sehingga menambah tingkat kesakralan tempat tersebut karena dilihat banyaknya pengunjung setiap harinya, dan puncaknya pada saat Maulid Nabi dan saat mendekati Bulan Ramadhan serta Bulan Ruah. Potensi lainnya bisa dijadikan rangkaian paket wisata ziarah Wali Songo.
VIHARA ALOKITESVARA
    
Obyek ini berada di Kampung Candi Desa Monto’ Kecamatan Galis ± 14 Km dari Kota Pamekasan, berdekatan dengan Pantai Talang Siring. Vihara terbesar kedua di Pulau Jawa dan salah satu ke unikannya yaitu di dalam komplek terdapat Musholla, Gereja dan Pura yang melambangkan kerukunan umat beragama.
Sejarah berdirinya wihara diawali dengan sebelum masuknya agama Islam ke Pulau Madura, pada saat itu masyarakat Madura memeluk agama Budha. Pada peradaban Budha, terdapat rencana untuk membangun candi yang gagal di buat di desa Candi Burung dan akhirnya arca yang didatangkan dari Pulau Jawa (masa kerajaan Majapahit) hanya sampai pada suatu desa yang saat ini menjadi lokasi wihara dan arca tersebut masih tersimpan. Rata-rata asal pengunjung atau peziarah yang datang yaitu dari Medan, Sumatera, Lampung dll, bahkan dari Luar Negeri.
Harapan dengan adanya obyek ini dapat dijadikan pusat kegiatan keagamaan bagi pemeluk agama budha pada khususnya, karena dilihat dari sejarah bahwa wihara ini adalah wihara terbesar ke dua di Pulau Jawa, maka perlu adanya renovasi dan pengembangan.
SITUS PANGERAN RONGGOSUKOWATI
Obyek Pemakaman Pangeran Ronggosukowati terletak di Kelurahan Kolpajung Kabupaten Pamekasan kira-kira 1 Km sebelah utara alun-alun Kota Pamekasan. Situs ini merupakan komplek makam Pangeran Ronggosukowati dan keluarganya, Pangeran Ronggosukowati adalah cicit dari sang tokoh perintis daerah kekuasaan Pamellengan (Pamekasan) Ki Ario Mengo. Kekuasaan Pamellengan ditahtakan kepada Ronggosukowati (1530) dan beliau rubah menjadi Pamekasan sebagai ikrar untuk mandiri.
    
Ronggosukowati raja islam pertama dan memang merupakan pembangun/pendiri Pamekasan, beliau memerintah dari tahun 1530-1616, beberapa peninggalannya walaupun sudah mengalami beberapa kali renovasi seperti taman kota, Mesjid Jamik dan beberapa nama kota seperti Pongkoran, Menggungan, Pangeranan, Kolpajung dan lainnya. Rakyat Pamekasan sangat setia dan hormat kepadanya membuat Lemah Duwur dari Arosbaya iri dan memnyebabkan peristiwa kolam si Ko’ol. Bahkan kesastriaannya yang heroik sangat membanggakan rakyat Pamekasan hingga saat ini. Sang pendiri Pamekasan gugur dalam Perang Puputan pada tanggal 1 Agustus 1624 melawan/menentang keangkaramurkaan dari politik ekspansi Sultan Agung dari Mataram. Ronggosukowati dinobatkan sebagai pahlawan penentang politik ekspansi Sultan Agung dari Mataram pada tanggal 12 Robiul awal 937 H atau 3 Nopember 1530 (Hitti, 1951 dan Pigaud, 1960).
MASJID AGUNG ASSYUHADA”  
Masjid Agung Assyuhada’ di bangun pada masa pemerintahan Ronggo Sukowati, yang awal mulanya di sebut dengan “Mesjid Rato”. Mengenai bentuk dari Masjid Rato kemungkinan serupa dengan Langgar Gajam, bahkan bentuk Masjid Sunan Giri awal mulanya menyerupai Langgar Gajam.
Setelah datangnya kekuasaan Mataram di Pamekasan barulah ada kejelasan bahwa Mesjid Rato dibongkar total bersamaan dengan Keraton Mandilaras. Agar semua yang berbau Ronggo Sukowati hilang dari ingatan rakyat Pamekasan, di atas tanah tempat Mesjid Rato dibangun

Mesjid sesuai selera Sultan Agung yaitu bentuk yang disetujui Walisongo berupa bangunan segi empat beratap Tajug Tumpang Tiga dengan puncak bermahkota yang disebut Mustuko yang terbuat dari tembaga, di depannya terdapat serambi dan di dalam merupakan ruang haram dengan empat soko guru.
Pada abad ke 20 Mesjid ini mengalami beberapa kali perubahan, kemudian di zaman Pemerintahan Belanda atas saran Psykolog berbangsa Belanda bernama Van Der Plaas untuk mengambil hati penduduk Pamekasan Mesjid harus di perbesar bergaya skala kota. Saat itu bertepatan dengan pemerintahan Bupati Raden Ario Abd. Aziz (1939) Masjid Jami’ dibongkar total dan dibangun kembali dengan ukuran 50 x 50 meter berpilar 16, tanpa serambi namun masih beratap tajug tumpang tiga. Di depan kiri kanan berdiri menara kembar. Beduk yang semula ada di serambi setelah direnovasi ditempatkan di atas menara.
Kembali Mesjid Jamik direnovasi yaitu perluasan ke depan yaitu tambahan serambi yang didesain menyerupai bagian mesjid Blimbing di Kabupaten Malang. Pada renovasi tesebut Mesjid Jamik Kota Pamekasan menjadi Mesjid Asy-Syuhada (nama ini mengenang para Suhada saat serangan fajar di depan dan didalam Mesjid Jamik 16 Agustus 1947 oleh Pasukan RI di Pamekasan untuk mengusir Belanda). Nama Mesjid Asy-Syuhada menjadi Mesjid Agung Asy-Syuhada pada tahun 1985 setelah mengalami pelebaran samping kanan dan kiri. Dan pada tahun 1995 untuk terakhir rehab total seperti pada saat rehab tahun 1938-1939, mesjid dibangun persegi empat dengan ukuran 60 x 60 meter, atap bukan tajug tetapi diganti kubah khas Timur Tengah berlantai tiga, lantai pertama tempat pertemuan sanitasi, gudang dan kantor. Lantai dua merupakan ruang inti. Tiang  



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

TEMPAT TINGGAL:PULAU TEMPAT TINNGALKU


         Madura adalah nama pulau yang terletak di sebelah utara Jawa Timur. Pulau Madura ini besarnya kurang lebih 5.250 km2 (lebih kecil dari pulau Bali), dengan penduduk sebanyak 4 juta jiwa. Madura dibagi menjadi 4 kabupaten, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

       Bangkalan berada di ujung paling barat pulau Madura dan saat ini telah dibangun jembatan terpanjang di Indonesia, jembatan Suramadu (Surabaya-Madura), merupakan salah satu kawasan perkembangan Surabaya, serta tercakup dalam Gerbangkertosusila. Dan uniknya Sumenep yang merupakan salah satu kabupaten di Madura selain terdiri dari wilayah daratan, terdiri pula dari kepulauan yang berjumlah 126 pulau.
 

        Meski kebanyakan wilayah yang termasuk kawasan Madura adalah kepulauan, namun Madura tetap memiliki kebudayaan tersendiri. Budaya Madura berbeda dengan budaya Jawa. Kebudayaan Madura yang bersumber dari kraton, sedikit banyak terpengaruh oleh kebudayaan kraton Jawa. Baik dalam bidang seni, tari, macopat, bahasa, ataupun gending-gending gamelan.  Namun hal ini bukan berarti Madura tidak memiliki akar budaya sendiri.
Perbedaan yang cukup mencolok dapat terlihat dalam kehidupan keseharian, sifat orang Madura yang lebih egaliter dan terbuka, berbeda dengan sifat orang Jawa yang mempunyai sifat “ewuh pakewuh”. Dalam hal mencari rezeki pun, orang-orang Madura sejak masa lalu sudah berani merantau ke luar pulau. Hal ini terbukti dengan banyaknya orang Madura yang tersebar hampir di seluruh penjuru Negeri bahkan sampai-sampai di luar negeri pun ada.
            

         Masyarakat Madura dikenal juga memiliki budaya yang khas, unik, stereotipikal, dan stigmatik. Istilah khas disini menunjukkan bahwa entitas etnik Madura memiliki kekhususan-kultural yang tidak serupa dengan etnografi komunitas etnik lain. Kekhususan-kultural ini antara lain tampak pada ketaatan, ketundukan, dan kepasrahan mereka kepada empat figur utama dalam kehidupan yaitu Buppa, Babu, Guruh, ban Ratoh (Ayah, Ibu, Guru dan Pemimpin Pemerintahan).
           

          Selain itu pula Madura masih memiliki beberapa nilai budaya yang perlu untuk dilestarikan dan dikembangkan. Diantaranya adalah ungkapan-ungkapan seperti: “Manossa coma dharma”, ungkapan ini menunjukkan keyakinan akan kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa. “Abhantal ombha’ asapo’ angen, abhantal syahadad asapo’ iman”, menunjukkan akan berjalin kelindannya budaya Madura dengan nilai-nilai Islam. “ Bango’ jhuba’a e ada’ etembang jhuba’ a e budi “, lebih baik jelek di depan daripada jelek di belakang. “Asel ta’ adhina asal”, mengingatkan kita untuk tidak lupa diri ketika menjadi orang yang sukses dan selalu ingat akan asal mula keberadaan diri. “Lakonna lakone, kennengngana kennengnge” sama halnya dengan ungkapan “The right man in the right place”. “Pae’ jha’ dhuli palowa, manes jha’ dhuli kalodu”, nasehat agar kita tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan fenomena. Kita harus mendalami akar permasalahan, baru diadakan analisis untuk kemudian menetapkan kebijakan. “Karkar colpe’”, bisa dikembangkan untuk menumbuhkan sikap bekerja keras dan cerdas, apabila kita ingin menuai hasil yang ingin dinikmati.
          

          Keunikan yang lain dari budaya Madura adalah pada dasarnya dibentuk dan dipengaruhi oleh kondisi geografis dan topografis masyarakat Madura yang kebanyakan hidup di daerah pesisir, sehingga mayoritas penduduk Madura memiliki mata pencaharian sebagai nelayan.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

TEMPAT TINGGAL:ADAT DI RUMAHKU


          'Perkawinan keluarga' merupakan adat Madura, dengan cara melakukan perkawinan dengan sesama keluarga besar. Sistem keluarga besar telah menyebabkan tradisi yang turun temurun, sehingga dominasi perkawinan dalam keluarga didominasi oleh orang tua. Anak tidak memiliki power untuk menentukan dengan siapa mereka akan menjalani perkawinan. Unsur-unsur perkawinan meliputi benda, perilaku, norma dan makna. Benda-benda dalam perkawinan yaitu : buah kelapa, pisang, bahan makanan (beras, gula, minyak tanah), seperangkat alat sholat (mukena, al-Quran, sajadah), seperangkat pakaian dan alat kecantikan.
        Perilaku perkawinan dengan cara pihak laki-laki menghantarkan barang kepada pihak perempuan, upacara penyerahan, permintaan dan penerimaan, penentuan perkawinan, upacara akad nikah, resepsi perkawinan, dan sungkeman, serta anjang sana kepada keluarga besar.
Pernikahan keluarga mengandung norma-norma sebagai berikut,
(1), tidak boleh menerima tawaran orang lain kalau sudah diikat/dilamar,
(2) segala pemberian harus dipakai sendiri oleh calon penganten perempuan
(3). menambah erat ikatan keluarga besar,
(4) membangun kekuatan/kekuasaan di masyarakat melalui ikatan keluarga,
(5). Menyambung ikatan keluarga.
Makna yang terkandung didalamnya, yaitu nilai tanggung jawab, mempersatukan dua keluarga besar, silaturrahmi, menjalankan sunnah rasul, memperbanyak keturunan, dan memperluas kekuasaan dan pengaruh di masyarakatnya.

        Simbol-simbol yang digunakan, memakai cincin lamaran sebagai tanda bahwa terikat dengan seseorang dan tidak boleh menerima tawaran orang lain. Simbol menghias penganten, kamar penganten ditempatkan dikamar tengah, dengan indah menunjukkan bahwa ada sakralitas sebagai raja dan ratu dalam resepsi tersebut. Upacara akad nikah di masjid sebagai tempat ritual agama yang tinggi kedudukannya karena mengadakan perjanjian suci kepada Allah dan disaksikan oleh keluarga dan masyarakat. Setelah itu acara sungkeman kepada orang tua sebagai cara penghormatan yang tulus dan hormat, kemudia orang tua membawa keliling penganten ke hadapan para tamu melambangkan mempercepat adabtasi, dan bermasyarakat.

       Ada nilai dehumanisasi yang bersistem kekerasan, apabila anak atau penganten yang dijodohkan oleh orang tua tersebut belum tentu mendapat persetujuan oleh anak. Apabila terjadi keretakan hubungan dalam perjalanan hidupnya, maka akan terjadi segregasi sosial antara keluarga, misalnya putusnya hubungan keluarga, dan berakhir dengan permusuhan. Dalam intensitas yang tinggi, maka terjadi kekerasan seperti budaya “carok” akibat harga dirinya dihina. Persoalan keretakan keluarga akibat ketidakharmonisan hubungan mengancam hubungan keluarga besar.

         Mengambil ilustrasi dari perkawinan keluarga adat Madura dari, unsur-unsur local culture berupa mata pencaharian dengan kepercayaan bahwa pernikahan itu akan meningkatkan ekonomi keluarga. Ekonomi orang yang berkeluarga akan semakin kokoh karena ada nilai tanggung jawab. Pesta merupakan simbol untuk mengerti kekuatan keluarga, dan ritual untuk membaca doa syukur dan dimensi sosial, bahwa pasangan tersebut sudah ada yang punya. Alat perlengkapan dalam keseluruhan penikahan merupakan sesuatu yang harus dipenuhi, dan diyakini akan mengekalkan hubungan pernikahan mereka. Seperti seperangkat alat sholat harus lengkap untuk mengingatkan agar, taat beragama dan menjalankan ibadah solat. Didalam pernikahan keluarga terdiri dari serangklaian orang yang terorganisasi melalui ikatan perkawinan. Dengan adanya pernikahan tersebut maka akan menambah jumlah anggota keluarga baru yang terjalin dalam kekerabatan. Pernikahan keluarga juga mengembangkan sistem bahasa Madura dan bahasa daerah yang lain. Sistem pengetahuan yang ada didalam pernikahan keluarga adalah saling kenal mengenal dan memahami karakter masing-masing pasangan, dari perkawinan tersebut mempertemukan adat dan suku yang berbeda sehingga memperoleh kehidupan yang ba
ru.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

TEMPAT TINGGAL:LINGKUNGAN RUMAHKU


           RUMAH saya sangat bagus dan bersih dan di rumah saya keadaan nya sangat tenang dan tentram.saya timggal di keleyan langgulang bersama kedua orang tua saya dan kakak dan adek saya rumah saya sangat sederhana tetapi buat saya sangat baguz dan di sekitar rumah saya terdapat banyak pepohonan seperti pohon mangga dan pohon rambutan sehingga tidak terlalu panas untuk berteduh dan di rumah saya juga banyak sekali pohon salak sehinga apabila sudah panen ibu' saya sering menjual salak ke pasar  di deket rumah
      DAN rumah saya tidak trlalu jauh dengan sawah dan ladang walaupun rumah saya di desa tapi saya sangay bangga karena di rumah banyak sekali pepohonan dan tumbuh-tumbuha yang sangat berfungsi dalam ke hidupan sehari -hari saya dan di rumah saya warga nya pun sangat baek dan saling tolong menolong dalam suatu kegiatan serperti memperbaiki masjid dan membersih kan makam yang sudah banyak rumput nya dan warga di rumah saya pun tidak keberatan dengan ada nya kegiatan itu sendiri
      TETAPI ada pula warga di sekitar rumah saya yang menyimpang seperti apabila ada perkawinan kebanyakan anak remaja nya yang merokok dan meminum minuman keras sehingga mabuk dan tidak sadar hingga pagi dan juga ada yang sampai bertengkar dengan sesama teman nya karena efek samping dari minuman yang ber akohol tadi itu dan itu sangat membuat warga kadang-kadang emosi dan tidak tenang tetapi sekarang para remaja yang suka mengonsumsi minuman keras di larang keras oleh RT dan RW di rumah saya
      RUMAH saya juga sangat dekat dengan kebun yang banyak hewan nya seperti monyet,ular,kadal,dll tetapi hewan di dekat rumah saya tidak mengganggung ke semua rumah saya karena monyet dan hewan lain nya memakan semua tumbuhan yang ada seperti salak dan mlinjo dan di rumah saya juga dekat dengan pohon bambu sehingga tidak panas dan udara nya sangat sejuk sekali dan di sekitar rumah saya banyak sekali pohon durian tetapi semua pohon itu milik orang karena orang tua saya tidak suka menanam pepohonan
    RUMAH saya juka tidak terlalu jauh dari jalan raya sehingga kalau saya berangkat sekolah saya tidak terlalu capek dan lelah untuk berjalan ke jalan untuk naik mobil ke sekolah saya sangat bangga dengan keadaan rumah saya walaupun di desa tetapi warga dan lingkungan saya sangat membangun dalam kehidupan sehari-hari saya dan apabila keluarga saya kekurangan sayur-sayuran saya dan ibu' saya tinggal ngambil di kebun atau di ladang dan pada bulan ini di rumah saya sedang musim mangga



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Popular Posts

Hanik Agustiya Ningsih. Diberdayakan oleh Blogger.

Pages